W
alaupun Program Kuliah Kerja Nyata atau yang dikenal dengan KKN masih menjadi proses latihan bagi mahasiswa dalam hidup bermasyarakat, namun Universitas Islam Islam Indonesia menganggap KKN merupakan program penting sehingga UII senantiasa serius dalam mempersiapkan dan memberi bekal kepada mahasiswa untuk memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan. Di antara hal yang penting untuk dipersiapkan oleh mahasiswa UII sebelum KKN adalah kemampuan menyampaikan risalah Islam kepada masyarakat sebagai upaya mewujudkan Visi Misi UII untuk menjadi Rahmatan lil’ alamin.
Dijelaskan Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., Program KKN pada dasarnya merupakan salah satu sarana strategis bagi mahasiswa dalam upaya berkontribusi menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat khususnya di desa-desa dan wilayah-wilayah terpencil. “Keterbatasan informasi dan sarana interaksi memungkinkan banyak masyarakat yang belum mengetahui dan merasakan secara langsung kerja nyata UII, oleh karena itu program KKN menjadi sangat penting dan harus dikelola dengan sebaik-baiknya agar memberikan manfaat sebesar-besarnya baik bagi masyarakat.” Jelas Dr. Harsoyo saat membuka Program Pesantrenisasi Pra KKN Semester Antar Waktu Tahap II TA 2014/2015 di Gedung Fakultas Ekonomi UII, Sabtu (16/5).
Dr. Harsoyo menekankan agar aktifitas dan program yang dilaksanakan mahasiswa harus tetap dilakukan secara maksimal dan mengusung misi besar UII yaitu menjadi Rahmatan lil alamin. “Mahasiswa diharapkan benar-benar menerapkan keilmuan yang sudah didapatkan selama ini di bangku kuliah, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dimana mahasiswa ditempatkan.”Papar Dr. Harsoyo.
“Maka dari itu, UII memiliki tanggung jawab untuk benar-benar mempersiapkan mahasiswa agar serius menjalankan program yang mampu memberikan solusi terhadap masalah yang ada bukan justru menambah masalah bagi masyarakat.” Lanjut Dr. Harsoyo.
Sebagai mahasiswa perguruan tinggi Islam, selain memiliki kewajiban mengamalkan disiplin ilmu yang ditekuni, mahasiswa UII juga secara otomatis memiliki tanggung jawab untuk senantiasa mampu dan siap untuk menyampaikan risalah Islam kepada masyarakat di desa-desa yang dijadikan lokasi KKN.
KKN akan menjadi salah satu tolak ukur oleh masyarakat terkait keberhasilan UII dalam mencetak manusia-manusia yang tidak hanya handal secara intelektual namun juga mumpuni secara spiritual, kapan pun dan di mana pun mereka berada. Dr. Harsoyo juga mengingatkan para mahasiswa agar dalam menyampaikan risalah Islam, hendaknya dengan cara-cara yang menarik dan bijak sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT dalam surat An-Nahl ayat 125 sehingga akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Program Pesantrenisasi Pra KKN sebagaimana dijelaskan Dr. Drs. H. Munthoha, S.H.,M.Ag.,yang merupakan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI) UII merupakan upaya UII dalam membekali mahasiswa dengan ilmu-ilmu agama agar disamping menerapkan teori-teori sesuai disiplin ilmu yang dipelajari di fakultas masing-masing, mahasiswa juga mempunyai bekal yang cukup untuk berdakwah kepada masyarakat di lokasi KKN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar