Selasa, 17 Maret 2015

Perluas Kemungkinan Kerjasama Bidang Lain, University of Glouscestershire Kunjungi UII

Image
Kerjasama antara University of Glouscestershire (UOG), Cheltenham, Inggris dengan Universitas Islam Indonesia (UII) pada dasarnya sudah dimulai sejak Juni 2010 lalu, tepatnya ketika Rektor UII pada waktu itu berkunjung ke UOG dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan program dual degree Prodi Akuntansi dan Manajemen International Program Fakultas Ekonomi (FE) UII.
Kemudian kerjasama tersebut dilanjutkan dengan kunjungan delegasi dari UOG ke UII pada November 2013, masih dengan pembahasan yang sama yaitu implementasi program dual degree untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen. Nampaknya kerjasama tersebut kemudian membuahkan hasil karena UII selanjutnya mengirimkan 2 orang mahasiswa untuk mengikuti program tersebut.
Disampaikan oleh Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo M.Sc., bahwa kedua mahasiswa tersebut saat ini sudah selesai dan sudah sukses dengan karir mereka masing-masing, pihaknya juga menambahkan bahwa kerjasama antara UII dan UOG ini kedepan bisa diperluas, dan mencakup program studi lain di lingkungan UII.
Statemen diatas disampaikan oleh Harsoyo ketika menyambut kedatangan delegasi UOG yang diwakili oleh Senior Lecture in Hospitality Management Faculty of Applied Science, Nadine Sulkowski dan International Development Adviser, Dhoun Mahza Azahari pada hari ini (13/3) bertempat di Ruang Sidang VIP Rektorat UII Gedung GBPH Prabuningrat.
Penyambutan delegasi UOG juga diikuti oleh Wakil Rektor I Dr. -Ing. Ilya Fadjar Maharika MA., IAI., Direktur International Program UII Ir. Wiryono Rahardjo, M.Arch., Ph.D.,  dekan Fakutas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) UII Dr. rer. Nat. Arief Fahmie, S.Psi., MA., Direktur Pemasaran dan Kerjasama Alumni Hangga Fathana, SIP., B.Int.St., MA., dan beberapa staf lain dari International Program, FPSB UII serta DPKA UII.
Dalam pertemuan tersebut dibahas terkait dengan perpanjangan nota kesepahaman yang sudah berakhir tahun lalu, serta penjajakan kemungkinan kerjasama lain yang bisa dilakukan. Kerjasama dalam bentuk seperti pertukaran staff dan mahasiswa, seminar internasional, joint research, joint studio, bahkan sampai pada doble degree untuk program Master dan PhD.
Nadine Sulkowski menyampaikan bahwa bukan hanya terkait dengan pembelajaran mahasiswa saja yang bisa dilakukan kerjasama, namun ada aspek lain yang sebenarnya juga sangat penting, yaitu penddidikan karakter untuk mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar