Kamis, 15 Januari 2015

Cara Kerja Kamera DSLR dan Teknik Fotografi

Cara Kerja Kamera DSLR
Kamera SLR menggunakan Pentaprism atau yang biasa disebut cermin segi lima yang letaknya diatas jalur optis melalui lensa dan akan disalurkan ke lempengan film untuk kamera analog atau sensor pada DSLR .
Setelah itu cahaya yang masuk akan dipantulkan ke bagian atas melalui cermin pantul dan setelah itu baru mengenai pentaprism.
Pentaprism akan memantulkan cahaya beberapa kali hingga menyentuk viewinder (pembidik). Saat shuter dilepaskan, kaca akan membuka jalan bagi cahaya supaya bisa masuk langsung mengenai Negative film untuk Analog SLR atau lempengan sensor digital untuk DSLR. Lihat skema gambar untuk penjelasan.
   Teknik-teknik fotografi
·         Panning
Merupakan salah satu teknik fotografi yang subjek utamanya tajam dan backgroundnya blur. Semakin lembut dan tenang cara kta mengikuti pergerakan dan irama.
Langkah-langkah memotret panning:
1.    Jangan menggunakan tripod, untuk mengikuti arah gerakan objek kamera harus bergerak luwes
2.    Settingan kamera menggunakan mode Shutter Priority (S atau Tv). Kecepatan rana atau shutter speed yang digunakan untuk foto pannig antara 1/30 sampai dengan 1/8. Semakin cepat shutter speed, maka semakin banyak detail background yg dihasilkan.
3.    Set ISO ke nilai yang paling rendah, antara 50 atau 100.
4.    Atur AF mode ke AF-C di Nikon atau Al-servo di Canon. Mode ini digunakan saat kita harus mengikuti sebuah subjek foto yang terus berpindah posisi.
5.    Pilihlah objek yang bergerak dan memiliki background yang cerah dan memiliki warna-warna yang menarik, banyak detail dan memungkinkan fokus terarah pada pada subjek untuk mendapatkan hasil foto panning yang memiliki background yang menarik.
6.    Arahkan kamera mengikuti objek yang bergerak dan tekan separuh tombol relase untuk mengambil fokus. Usahakan tangan bergerak selembut mungkin, gerakan kejut yang mendadak bisa mengakibatkan hasil foto yang tidak menarik.
7.    Tekan tombol relase pada saat objek berada pada posisi yang diinginkan.



·         Zooming
Zooming adalah teknik foto untuk memberikan kesan gerak dengan mengubah panjang fokus lensa. Perubahan panjang fokus lensa dapat dilakukan dengan lensa zoom. Untuk mendapatkan kesan gerak, bisa juga menggunakan kecepatan rana tidak lebih dari 1/30 detik. Untuk mendapatkan foto zooming secara maksimal. Dapat pula menggunakan tripod untuk membantu mengambil foto.
Pengaturan dalam memotret teknik zooming:
1.    Shutter Speed : 5 (with flash)
2.    Diafragma : 3,5
3.    ISO : 400
4.    White balance: Flash
·         Freeze
Teknik freeze adalah teknik memotret pada sebuah objek yang sedang bergerak dengan seolah-olah hasil foto kita bisa menghentikan objek yagn bergerak tersebut. Teknik ini menggunakan kecepatan/speed lensa yang tinggi sehingga objek seolah-olah membeku. Biasanya teknik ini digunakan untuk memotret kegiatan olahraga seperti sepak bola dan balap motor.
Pengaturan dalam memotret teknik freeze:
1.    Seting sutter speed dengan kecepatan tinggi. Misal speed 1/1000 s
2.    Karena Kecepatan speed tinggi membutuhkan cahaya yang lebih, maka set bukaan besar, misal f3.5
3.    Jika masih terlihat gelap, gunakan lampu flash. 
·         Bokeh
Bokeh berasal dari bahasa Jepang Boke yang berarti blur (kabur). Bokeh merupajan efek yang halus atau soft focus pada background ketika memotret suatu objek (fokus tajam pada objek utama sementara background blur atau menjadi kabur).
Pengaturan dalam memotret teknik bokeh:
1.    Gunakan mode aperture priority (av) atau mode manual (M) agar dapat memilih aperture yang diinginkan
2.    Pilih settingan aperture yang terbesar dari lensa (angka f/x semakin kecil angka f/x maka aperture semakin besar).
3.    Pehatikan jarak antara kamera dengan objek foto. Semakin dekat jarak kamera dengan objek foto maka backgroung nya semakin blur.
4.    Pilih focal lenght lensa yang paling oanjang. dnegan focal lenght terpanjang akan memisahkan objek foto dengan backgrondnya. Contoh saat anda menggunakan lensa zoom 55-250mm, pilih focal lenght 250mm untuk mendapatkan bokeh yang lebih bagus.
5.    Gunakan lensa prime (lensa atau fixed lens) lensa prieme merupakan lensa dengan focal lenght tunggul alias lensa tanpa zoom yang dapat menghasilkan foto yang lebih tajam dan kualitas optik nya lebih bagus dari lens zoom. lensa primer biasanya mempunyai aperture yg lebih besar shg bgus digunakan untuk mengasilkan foto bokeh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar